Pemkembangan Smarphone dunia memang lumayan besar. Setelah keberadaan Andriod, pekembangan Smarphone juga kian meningkat. Peningkatan jumlah Smarphone dunia ini juga di ikuti dengan bertumbuhnya marketplace applikasi,tentunya menjadi lahan tersendri bagi para develover untuk membuat aplikasi.

Ya, lahan bisnis untuk membuat dan menjual aplikasinya. Sebenarnya memasukn ke marketplace app ini hanya salah satu untuk menghasilkan uang. Terdapat berbagai cara meraih untung dari bisnis aplikasi. Seperti disampaikan Andry Huzein, Direktur IT & Commerce Detikcom dalam acara ngopy yang di adakan setiapbulannya oleh detikinet.

Setidaknya terdapat 5 jenis model bisnis bagi pengembang aplikasi. Pertama adalah direct sell, yaitu sebuah aplikasi yang sangat bagus sengaja dikembangkan sebagai portofolio ke klien.

Kedua adalah aplikasi yang dibuat sekali lalu dijual kepada klien.
Kemudian model bisnis ketiga, aplikasi sengaja dikembangkan bukan untuk dijual, akan tetapi tujuannya sebagai sarana promosi ke konsumen.

Keempat adalah model ads (advertising-red), aplikasi dibuat dengan iklan di dalamnya untuk mendapat uang


dan kelima adalah aplikasi yang tujuannya bukan untuk dipasarkan, akan tetapi keuntungan didapat dari channel lain. Misalnya aplikasi detikcom dikembangkan untuk memperluas basis pembacanya.

sumber: detikinet

0 komentar

Posting Komentar

Followers

Ada kesalahan di dalam gadget ini